OpenAI baru-baru ini meluncurkan GPT-4.5 sebagai research preview (pratinjau penelitian) yang ditujukan bagi pengguna ChatGPT Pro. Model terbaru ini diakui oleh OpenAI sebagai model yang paling mumpuni dalam hal pengetahuan hingga saat ini. GPT-4.5, yang memiliki nama kode Orion, juga dapat diakses oleh para pengembang melalui tingkatan berbayar dari API OpenAI.
Peningkatan Kemampuan GPT-4.5
GPT-4.5 hadir dengan serangkaian peningkatan kemampuan yang signifikan dibandingkan dengan model-model sebelumnya. Peningkatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih kaya dan responsif, serta memperluas cakupan aplikasi praktis dari model bahasa AI ini. Beberapa peningkatan kunci yang menonjol pada GPT-4.5 meliputi:
- Keterampilan Menulis yang Lebih Baik: GPT-4.5 menunjukkan peningkatan dalam menghasilkan teks berkualitas tinggi, dengan gaya penulisan yang lebih luwes dan persuasif.
- Pengetahuan Dunia yang Lebih Mendalam: Model ini memiliki akses ke basis pengetahuan yang lebih luas dan terkini, memungkinkannya untuk memberikan informasi yang lebih akurat dan komprehensif dalam berbagai topik.
- Kecerdasan Emosional (EQ) yang Lebih Tinggi: GPT-4.5 menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang nuansa emosi manusia, atau yang dikenal sebagai kecerdasan emosional (Emotional Quotient atau EQ). Hal ini memungkinkan interaksi yang lebih empatik dan responsif terhadap pengguna.
Selain itu, GPT-4.5 juga menawarkan gaya interaksi yang terasa lebih alami dan peningkatan kemampuan dalam memahami maksud pengguna. Peningkatan-peningkatan ini sangat bermanfaat untuk berbagai tugas, termasuk peningkatan kualitas penulisan, pemrograman yang lebih efisien, dan pemecahan masalah praktis yang lebih efektif.
Peningkatan dalam Efisiensi dan Akurasi Komputasi
Meskipun GPT-4.5 tidak dikategorikan sebagai model frontier (terdepan) yang benar-benar revolusioner, model ini tetap menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam hal efisiensi dan akurasi komputasi. Peningkatan ini penting karena memungkinkan model untuk beroperasi lebih cepat dan dengan sumber daya yang lebih sedikit, sambil tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas outputnya. Beberapa aspek kunci dari peningkatan ini meliputi:
Efisiensi komputasi GPT-4.5 mengalami peningkatan lebih dari 10 kali lipat dibandingkan dengan GPT-4. Peningkatan dramatis ini berarti bahwa GPT-4.5 dapat menjalankan tugas yang sama dengan GPT-4 dengan sumber daya komputasi yang jauh lebih sedikit, atau menyelesaikan tugas yang lebih kompleks dalam waktu yang sama.

Hasil evaluasi model pada benchmark SimpleQA mengungkapkan bahwa GPT-4.5 menunjukkan akurasi yang lebih unggul serta tingkat halusinasi yang lebih rendah dibandingkan dengan GPT-4o dan model penalaran OpenAI lainnya, yaitu o1 dan o3-mini. Temuan ini mengindikasikan bahwa GPT-4.5 tidak hanya lebih efisien tetapi juga lebih andal dalam memberikan jawaban yang tepat dan faktual.

OpenAI mengklaim bahwa GPT-4.5 menghasilkan halusinasi lebih sedikit dibandingkan dengan GPT-4o, dan sedikit lebih sedikit dari model o1. Selain itu, model ini dirancang untuk menjadi kolaborator yang lebih baik, yang menunjukkan peningkatan dalam kemampuannya untuk bekerja sama dengan pengguna dalam berbagai tugas dan proyek.
Pelatihan dan Pengembangan GPT-4.5
Pengembangan GPT-4.5 melibatkan penerapan teknik pelatihan tingkat lanjut yang dirancang khusus untuk meningkatkan kinerja dan steerability (kemampuan pengendalian) model. OpenAI berinvestasi dalam metode pelatihan yang inovatif untuk memastikan bahwa GPT-4.5 tidak hanya lebih cerdas, tetapi juga lebih mudah dikendalikan dan diarahkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Upaya ini bertujuan untuk menghasilkan model bahasa yang lebih andal, responsif, dan selaras dengan tujuan manusia.
- GPT-4.5 dilatih menggunakan teknik supervisi baru yang dikombinasikan dengan metode supervised fine-tuning (SFT) atau penyetelan halus terawasi dan reinforcement learning from human feedback (RLHF) atau pembelajaran penguatan dari umpan balik manusia. Kombinasi teknik ini memungkinkan model untuk belajar dari berbagai sumber informasi dan umpan balik, sehingga meningkatkan kualitas outputnya.
- Pengembangan GPT-4.5 juga memanfaatkan peningkatan daya komputasi dan data selama fase unsupervised learning (pembelajaran tanpa pengawasan). Peningkatan sumber daya komputasi dan data ini secara signifikan meningkatkan steerability model, pemahaman terhadap nuansa bahasa, dan kemampuan untuk menghasilkan percakapan yang lebih alami dan kontekstual.
Keterbatasan dan Biaya GPT-4.5
Meskipun GPT-4.5 menunjukkan kemajuan yang mengesankan di berbagai area, penting untuk menyadari bahwa model ini juga memiliki batasan tertentu dan pertimbangan biaya yang perlu diperhatikan. Memahami keterbatasan ini akan membantu pengguna untuk menetapkan ekspektasi yang realistis dan memanfaatkan GPT-4.5 secara efektif dalam batasan kemampuannya. Selain itu, aspek biaya juga menjadi faktor penting, terutama bagi pengembang yang berencana untuk mengintegrasikan model ini ke dalam aplikasi atau layanan mereka.
- GPT-4.5 menunjukkan kinerja yang kurang lebih setara dengan GPT-4o dan o3-mini dalam tugas-tugas terkait pengkodean. Namun, model ini masih kalah dibandingkan dengan model riset mendalam OpenAI dan Claude 3.7 Sonnet dari Anthropic dalam ranah ini. Perbandingan ini mengindikasikan bahwa meskipun GPT-4.5 merupakan peningkatan dari pendahulunya, model ini mungkin belum mencapai tingkat kecanggihan yang sama dengan beberapa model AI terdepan lainnya dalam tugas-tugas pemrograman yang kompleks.
- Keterbatasan GPT-4.5 juga mengkonfirmasi spekulasi bahwa hukum penskalaan pra-pelatihan (pre-training scaling laws) tidak akan terus berlaku secara linier. Hal ini menyiratkan bahwa peningkatan skala model secara sederhana tidak selalu menghasilkan peningkatan kinerja yang proporsional, dan inovasi dalam arsitektur model dan metode pelatihan mungkin diperlukan untuk mencapai kemajuan yang lebih signifikan di masa depan.
- Biaya operasional GPT-4.5 tergolong mahal. Pengembang yang ingin menggunakan model ini melalui API OpenAI akan dikenakan biaya sebesar $75 per juta token input dan $150 per juta token output. Struktur biaya ini perlu dipertimbangkan dengan cermat, terutama untuk aplikasi yang menghasilkan volume interaksi yang tinggi, karena dapat berdampak signifikan pada anggaran pengembangan dan operasional.
Aksesibilitas dan Peluncuran Bertahap GPT-4.5
Akses ke GPT-4.5 diluncurkan secara bertahap kepada berbagai kelompok pengguna, dimulai dengan pengguna ChatGPT Pro. Pendekatan peluncuran bertahap ini memungkinkan OpenAI untuk memantau kinerja model dalam skala yang lebih luas, mengumpulkan umpan balik berharga dari pengguna awal, dan memastikan transisi yang lancar sebelum ketersediaan yang lebih luas.
- Saat ini, GPT-4.5 dapat diakses oleh pengguna ChatGPT Pro melalui model picker (pemilih model) pada platform web, mobile, dan desktop. OpenAI berencana untuk memperluas ketersediaan GPT-4.5 ke pengguna Plus, Team, Enterprise, dan Edu dalam beberapa minggu mendatang. Perluasan bertahap ini akan memastikan bahwa berbagai segmen pengguna dapat merasakan manfaat dari model terbaru ini.
- GPT-4.5 dalam versi pratinjau ini sudah mendukung beberapa fitur penting seperti pencarian web, unggah berkas (file upload), dan unggah gambar (image upload). Model ini juga dapat memanfaatkan canvas untuk tugas-tugas penulisan dan pengkodean. Namun, penting untuk dicatat bahwa GPT-4.5 untuk saat ini belum memiliki fitur multimodal seperti Voice Mode (Mode Suara), dukungan video, dan screensharing (berbagi layar).
Bagi para pengembang, GPT-4.5 saat ini sedang dalam tahap preview (pratinjau) di Chat Completions API, Assistants API, dan Batch API. Akses pratinjau ini ditujukan bagi pengembang yang berada pada tingkatan berbayar API OpenAI. Versi API dari GPT-4.5 mendukung berbagai fungsionalitas penting bagi pengembang, termasuk function calling (pemanggilan fungsi), structured outputs (output terstruktur), streaming, system messages (pesan sistem), dan vision capabilities (kemampuan visi) melalui image inputs (input gambar).
Pengembangan dan Integrasi Masa Depan GPT-4.5
OpenAI memiliki visi jangka panjang untuk pengembangan model-model AI mereka, dan integrasi model GPT dengan model penalaran merupakan salah satu langkah kunci dalam mewujudkan visi tersebut. OpenAI juga sangat menghargai umpan balik dari komunitas pengguna dan pengembang, dan umpan balik ini akan menjadi panduan penting dalam pengambilan keputusan terkait arah pengembangan model di masa mendatang. Pendekatan yang kolaboratif ini diharapkan dapat memastikan bahwa model-model OpenAI terus berkembang dan memenuhi kebutuhan pengguna secara optimal.
- OpenAI berencana untuk menggabungkan seri model GPT mereka dengan seri penalaran “o”, yang akan dimulai dengan peluncuran GPT-5 pada akhir tahun ini. Langkah integrasi ini merupakan upaya untuk menggabungkan kekuatan pemahaman bahasa alami dari model GPT dengan kemampuan penalaran yang lebih mendalam dari seri “o”.
- Sebagai langkah awal dari integrasi ini, OpenAI akan menyertakan o3 sebagai bagian dari sistem GPT-5 yang akan datang. Tujuan utama dari strategi integrasi ini adalah untuk menggabungkan model-model bahasa besar OpenAI secara bertahap, dengan harapan dapat menciptakan model yang jauh lebih mumpuni dan berpotensi mencapai tingkat kecerdasan umum buatan (Artificial General Intelligence atau AGI).
Kesimpulan
GPT-4.5 menandai kemajuan yang berarti dalam upaya peningkatan skala pra-pelatihan dan pasca-pelatihan. Model ini menunjukkan peningkatan yang nyata dalam kemampuannya untuk mengenali pola-pola kompleks dan menghasilkan wawasan kreatif yang mengesankan, meskipun tetap beroperasi dalam batasan tanpa penalaran eksplisit. Peningkatan ini membuka jalan bagi aplikasi yang lebih canggih dan inovatif di berbagai bidang, sembari terus mendorong batas-batas kemampuan model bahasa AI saat ini.